Goresan.id — Polda Maluku Utara kembali melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh organisasinya. Sebanyak 345 personel resmi dimutasi dalam kebijakan yang ditetapkan Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, sebagai upaya memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ratusan personel yang dimutasi terdiri dari 215 Perwira dan ASN Polri, serta 130 Bintara dan ASN Polri. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Maluku Utara Nomor ST/212/VII/KEP./2026 tentang mutasi Bintara dan ASN Polri serta ST/213/VII/KEP./2026 tentang mutasi Perwira dan ASN Polri, yang diterbitkan pada 17 Juli 2026.
Rotasi ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus langkah strategis Polda Maluku Utara untuk memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, dan mengoptimalkan pelayanan kepolisian di seluruh wilayah Maluku Utara.
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, mengatakan, mutasi merupakan hal yang wajar dalam tubuh Polri sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia dan penyegaran organisasi.
“Ini merupakan bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan kepada personel untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar. Tujuannya agar organisasi semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,” Ujarnya.
Menurut Hadi, seluruh personel yang mendapat penugasan baru telah melalui proses evaluasi dan pertimbangan yang matang. Penempatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, rekam jejak, pengalaman, serta pengembangan karier masing-masing personel.
Ia berharap para personel yang dimutasi dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta terus menghadirkan pelayanan yang cepat, humanis, dan profesional kepada masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama yang harus dijaga oleh setiap insan Bhayangkara. Karena itu, seluruh personel diharapkan mampu menunjukkan integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.
Polda Maluku Utara optimistis penyegaran terhadap 345 personel tersebut akan membuat organisasi semakin solid, responsif, dan Presisi, sehingga mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan yang semakin optimal di seluruh wilayah Maluku Utara. (*)





