Goresan.id— Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Pemkab Halsel), mengeluhkan gaji ke-13 dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) lantaran belum dibayarkan. TPP para ASN bahkan telah menunggak selama empat bulan.
Keterlambatan pembayaran tersebut mulai berdampak terhadap kondisi ekonomi para ASN. Ditengah meningkatnya biaya hidup serta memasuki tahun ajaran baru, banyak pegawai mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga, terutama biaya pendidikan anak.
Salah seorang ASN saat ditemui media ini mengaku kecewa karena belum ada kepastian terkait pembayaran hak mereka. Demi alasan keamanan, ia meminta identitas serta instansi tempatnya bertugas tidak dipublikasikan.
“Anak-anak kami sudah mulai masuk sekolah. Biaya pendidikan harus dipenuhi, sementara kebutuhan rumah tangga terus berjalan setiap hari. Harga kebutuhan pokok juga terus naik. Kami hanya berharap hak kami segera dibayarkan,” Ujarnya dengan nada sedih.
Menurutnya, gaji ke-13 dan TPP bukanlah bentuk bantuan atau hadiah dari pemerintah, melainkan hak ASN yang menjadi penopang utama kebutuhan keluarga.
Akibat belum adanya kepastian pembayaran, sebagian pegawai terpaksa menunda berbagai kebutuhan penting, bahkan harus meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan ASN mengenai komitmen Pemkab Halmahera Selatan dalam memenuhi hak-hak pegawainya.
Mereka berharap, Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba, dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab keterlambatan pembayaran sekaligus memastikan jadwal pencairan gaji ke-13 dan TPP yang telah menunggak selama empat bulan.
“Kami berharap persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Dibalik keterlambatan pembayaran tersebut ada ribuan keluarga ASN menggantungkan kebutuhan hidup, biaya pendidikan anak, dan kebutuhan sehari-hari dari penghasilan itu,” Tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Halsel, masih dalam upaya konfirmasi wartawan terkait keluhan ASN tersebut.(*)





